Ketabahan Hati ep.1 – 10

Wang Kuo Siung dan Mei Hua memiliki sebuah keluarga yang harmonis. Mereka dikaruniai tiga orang anak yang pintar dan patuh, Huei Fen, Cin Long dan Huei Cuin.

Tetapi kita tidak tahu kapan kehidupan seseorang akan berakhir, setelah berkali-kali selamat dari kecelakaan yang menimpanya akhirnya Kuo Siung pergi meninggalkan istri dan anak-anaknya. Setelah kepergian Kuo Siung, Mei Hua harus bekerja keras untuk mencari nafkah dan menyekolahkan anaknya sampai tamat sesuai dengan harapan suaminya. Tapi masalah demi masalah datang silih berganti, putra satu-satunya mereka WangCin Long divonis menderita kanker tulang dan harus diamputasi. Keputusasaan dan perasaan sedih menyelimuti hati Cin Long, ibu, kakak serta adiknya.

Sampai akhirnya mereka datang kerumah sakit Ce Ci dan bertemu dengan insan Ce ci yang bernama Ming Yue.

Akankah Cin Long berhasil melawan penyakit yang merenggut nyawa itu dan mendapatkan kembali kepercayaan dirinya seperti semula??

 

Episode 1

 

Saat sedang bekerja Kuo Siung mengalami kecelakaan, dia tertimpa runtuhan batu. Kecelakaan ini menyebabkan 3 buah tulang rusuknya patah dan kemungkinan akan mengalami gegar otak. Kejadian ini membuat istri, anak serta ibunya yang sudah tua

menjadi panik. Setelah dirawat dirumah sakit selama 2 bulan, akhirnya Kuo Siung bisa pulang kerumah dengan selamat.  Tetapi setelah tiba dirumah dia berhadapan lagi dengan satu hal yang membuatnya sedih, yaitu rumah mereka sudah kehabisan uang. Melihat kejadian ini Kuo Siung yang belum sembuh total bersikeras untuk kembali bekerja. Tapi Mei Hua adalah seorang istri yang pengertian, selama ini 2 bulan ini dialah yang mencari nafkah untuk keluarga dan dia melarang Kuo Siung kembali bekerja sampai lukanya sembuh total. Selain itu putra mereka Cin Long juga sangat patuh, dia bekerja diladang mereka dan berusaha untuk memperbaiki atap rumah yang bocor. Atapu rumah tidak berhasil diperbaiki malah dia sendiri yang dimarahi habis-habisan oleh neneknya.

 

Episode 2

 

Kuo suing memang seorang ayah yang teladan, lukanya masih belum sembuh tapi sudah mengajak putranya, Cin Long untuk memanjat gunung. Di sepanjang perjalanan menuju ke puncak, Kuo Siung terus menceritakan pengalaman waktu kecilnya dan mengajari anaknya tentang arti sebuah kehidupan. Dia ingin putranya kelak menjadi orang yang tahu berterimakasih dan merasa beryukur dengan alam semesta ini. Dan dia jua bertekad akan memberikan anaknya pendidikan yang tinggi.

Karena mendapat nilai yang bagus saat ujian Cin Long mendapat hadiah kejutan dari ayahnya, sebuah sepeda yang sudah diidam-idamkan sejak lama. Karena rumah mereka sudah tua dan selalu bocor  maka Kuo Siung bertekad untuk membangun rumah baru dengan tangannya sendiri. 

 

 

Episode 3

 

Kematian tidak dapat dihindari oleh setiap manusia, kadang-kadang kita sering bertanya kenapa orang yang begitu baik cepat sekali meninggalkan dunia ini.

Inilah yang terjadi pada Kuo Siung, tidak lama sembuh dari kecelakaan yang dialaminya, dia kembali mengalami kecelakaan di pertambangan tempatnya bekerja.

Kali ini Kuo Siung tidak dapat lagi lolos dari kematian. Seluruh keluarganya tidak rela kehilangan dirinya, seorang putra, suami dan ayah yang begitu baik.

Karena tidak mau membebani Mei Hua, ibu Kuo Siung mengambil keputusan untuk pindah ke rumah anaknya yang lain.

Karena merasa sebagai putra satu-satunya dan anak yang berbakti, Cin Long merasa harus bertanggung jawab untuk menjaga keluarganya. Sepeda dari Ayahnya dia berikan pada adiknya, Hui Cuin sedangkan dia sendiri rela berjalan kaki untuk kesekolah.

Karena Kuo Siung meninggal saat bekerja, maka dia mendapatkan sedikit santunan dari perusahaan tempatnya bekerja. Walaupun jumlahnya tidak banyak tapi Mei Hua bertekad untuk tidak memakai satu senpun dari uang itu. Dia ingin menabung uang itu untuk biaya pendidikan anak-anaknya, sesuai dengan pesan terakhir dari suaminya, anak-anak mereka harus berpendidikan tinggi.

 

Episode 4

 

Mei Hua menjadi gusar karena tidak dapat pekerjaan, Mei Yi menyarankan dirinya untuk membuka sebuah usaha kecil dengan uang santunan dari perusahaan tempat suaminya bekerja sebagai modal. Tapi Mei Hua tidak ingin menggunakan satu sen pun dari uang itu.

Setelah dipikir-pikir mereka akhirnya menemukan sebuah usaha yang tanpa harus menggunakan modal besar, yaitu menjual jagung bakar.

Setelah melihat kemampuan bermain basket Cin Long, guru He menawarkannya untuk ikut serta dalam tim bola basket sekolah, tetapi Cin Long meragukannya, dia kahawatir ibunya tidak akan setuju. Tetapi pada akhirnya dia mendapatkan ijin dari ibunya dengan syarat prestasi nilainya tidak menjadi buruk.

Melihat ibunya menjadi seorang pengasuh bayi, Cin Long ingin sekali membantu ibunya mencari nafkah, Cin Long berencana untuk mencari pekerjaan sambilan.

 

Episode 5

 

Karena tidak berhasil membujuk ibunya, akhirnya Cin Long meminta tolong pada kedua bibinya untuk membantu membujuk ibunya. Setelah berbicara panjang lebar, akhirnya ibu Cin Long memberi dia ijin untuk menjadi pekerja sambilan bersama kedua saudara sepupunya Yin Long dan Cheng Siung. Beberapa waktu setelah Cin Long berangkat, Mei Hua berpamitan pada kedua putrinya untuk bekerja di Hua Lien, dia berjanji akan pulang untuk menjenguk mereka dalam waktu beberapa hari.

Huei Cuin menjadi cemas menunggu ibunya yang tidak menepati janji untuk pulang, dalam waktu yang bersamaan ibunya sedang dirawat dirumah sakit karena terjadi gangguan pada rahimnya dan harus dioperasi.

Episode 6

 

Setelah mengetahui keadaan Mei Hua lewat telepon,  kakaknya pun segera berangkat kerumah sakit untuk menjenguknya. Karena tidak ingin anak-anaknya menjadi cemas, Mei Hua pun meminta pada kakaknya untuk merahasiakan hal ini. Dalam perjalan pulang kerumah Cin Long memandang tempatnya bekerja, selamanya dia tidak akan melupakan tempat pertama kali dia menghasilkan uang untuk ibunya.  Cin Long kembali membuat ibunya gusar, karena dia ingin ikut serta dalam tim pelari agar bisa membawakan api obor. Awalnya Mei Hua tidak mengijinkan Cin Long untuk ikut serta karena takut mengganggu pelajarannya, tapi akhirnya dia setuju karena Cin Long berjanji padanya kalau nilainya menjadi buruk maka dia akan meninggalkan tim basket dan tim pelari.

 

 

Episode 7

 

Saat sedang ikut audisi tim pelari, A kuang tertarik pada seorang gadis yang bernama Liu Chiung Ying. Dia meminta tolong pada Cin Long untuk mengantarkan surat cintanya. Karena Cin Long menolaknya akhirnya Yin Long mengubah nama pengirimnya, A Kuang menjadi nama Cin Long. Dia ingin setelah Liu chiung Ying membaca surat itu jadi marah dengan Cin Long. Tetapi malah sebaliknya Chiung Ying merasa senang bisa berteman dengan Cin Long.  Cheng She kembali menawarkan pekerjaan sambilan untuk mereka di daerah Miao Li. Karena tidak mau merasa bersalah pada suaminya, kali ini Mei Hua kembali melarang Cin Long untuk bekerja. Tetapi Cin Long berjanji padanya akan pulang tepat waktu untuk mengikuti ujian masuk SMU. Karena tahu tidak akan mungkin bisa melarangnya, akhirnya dia pun mengijinkan putranya untuk pergi. Karena ingin mencari uang yang lebih banyak lagi untuk ibunya akhirnya Cin Long mengingkari janjinya.

 

Episode 8

 

Karena takut disuruh pulang, Cin Long jadi takut menerima telepon dari ibunya. Karena tidak dapat berbicara dengan putranya lewat telepon akhirnya Mei Hua memutuskan untuk berangkat sendiri ke Miao Li mencari Cin Long. Tapi dia berhasil dibujuk oleh kedua kakaknya. Setelah ibunya memohon padanya, akhirnya Cin Long pulang. Tapi dia sudah tidak bisa ikut ujian masuk SMU negeri lagi, karena waktu ujiannya sudah lewat, yang tersisa hanya sekolah swasta She Wei. Walaupun biaya sekolahnya mahal, Mei Hua tidak peduli, dia tidak ingin anaknya berhenti sekolah satu tahun pun. Keluarga mereka kembali hidup terpisah karena Mei Hua harus bekerja di kawasan industri Mei Lun. Huei Fen dan Cin Long masing-masing tinggal diasrama sekolah sedangkan adik kecil mereka, Huei Fen tinggal di rumah bibi ketiganya.    

 

 

 

 

 

Episode 9

 

Karena ibunya tidak bisa pulang kerumah untuk berkumpul, Cin Long pun memutuskan pergi kepabrik marmer tempat ibunya bekerja untuk membantunya lembur. Karena rindu dengan Mei Hua akhirnya Huei Fen dan Huei Cuin juga datang ketempat tinggal ibunya di Desa Ta Cheng. Keluarga mereka kembali berkumpul menikmati sarapan pagi dengan penuh canda dan tawa. Melihat Cin Long yang begitu berbakti pada ibunya, Nyonya pemilik pabrik marmer itu jadi kagum dengan didikan Mei Hua, diapun sangat menyukai mereka dan berjanji akan memberi Huei Fen pekerjaan saat dia lulus sekolah nanti.

 

Episode 10

 

Begitu mengetahui ibunya sakit pinggang, Huei fen ingin ibunya berhenti bekerja, tetapi ibunya bersikeras untuk terus bekerja untuk mengumpulkan biaya sekolah untuk Cin Long dan Huei Cuin. Melihat keadaan ibunya yang begitu lelah, Cin Long memutuskan untuk pindah ke kelas persiapan kerja, agar bisa membantu ibunya mencari uang. Saat sedang main bola basket Cin Long tiba-tiba merasa kakinya sakit, tadinya dia hanya mengira luka ringan karena olahraga saja, tetapi sakitnya bertambah parah dan tidak sembuh-sembuh. Mei Hua merasa senang karena Huei Fen mengajak teman prianya pulang kerumah, seorang pemuda yang berprofesi sebagai seorang polisi, Cou Cia Liang.

Iklan

2 Balasan ke Ketabahan Hati ep.1 – 10

  1. LieZMaya berkata:

    suka film ini, sungguh menginspirasi akan perjuangan dalam hidup yang begitu berat.
    ini film kedua yang saya sukai dari DAAI Tv setelah wen Chung 🙂

    riquest: Dear DAAI TV tayangin lagi donk film Ma Wen chung plisssss

  2. Malinda berkata:

    film ini bagus banget…ibunya mei hua tabah banget de..jadi ingat ama mama…hikshiks….jasa ortu emang sangat besar..seperti kata Master ada 2 hal yang tidak bole ditunda di dunia ini,balas budi orang tua dan berbuat kebajikan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: