Mewartakan Kebahagiaan melalui Nyanyian

 

enp0001s.jpg

Mewartakan Kebahagiaan Melalui Suara Nyanyian

Master bercerita tentang salah seorang imigran Vietnam yang sudah lama tinggal di Taiwan. Walaupun sudah belasan tahun, tetapi sampai sekarang masih belajar bahasa mandarin. Wanita muda ini juga adalah seorang yang berhati welas asih. Beliau bergabung sebagai relawan Tzu Chi dan mengajak teman-teman di kelas bahasanya untuk ikut serta. Walaupun beberapa teman Taiwannya mempengaruhinya untuk tidak ikut sebagai relawan karena beranggapan Tzu Chi sudah mempunyai banyak dana, tetapi dengan bijaksana dia menjawab bahwa dana yang besar adalah karena kepercayaan banyak orang, bukan dari satu orang, dan untuk berbuat kebaikan, bukan hanya bisa dilakukan apabila sudah mempunyai banyak uang, sekarang pun bisa dilakukan dengan ikut bersama relawan-relawan Tzu Chi bersumbangsih kepada masyarakat.

Beberapa hari yang lalu, seorang musisi Israel datang ke kediaman Master bersama Bapak Gamzou – wakil ISECO (Israel Economy and Cultural Office). Musisi ini bernama David D’Or dan dengan suaranya yang merdu, bernyanyi menghibur pasien di rumah sakit Tzu Chi, bahkan juga mempersembahkan lagu kepada Master dengan menyanyi lagu gubahannya sendiri yang diambil dari buku perenungan Master (Jing Shi Aphorism). Sekitar dua bulan yang lalu, Bapak David D’Or juga berdoa di Western Wall (situs sakral bagi umat Yahudi) untuk keselamatan Master dan umat manusia.

Bapak Gamzou bersama istri yang menemaninya juga adalah pasangan yang welas asih. Walaupun dari ras, agama dan bangsa yang berbeda, tetapi sangat memahami Tzu Chi. Beliau bahkan aktif melakukan pelestarian lingkungan di tempat asalnya. Dan beliau bertekad setelah urusannya selesai, dia akan aktif sebagai relawan Tzu Chi. Saat ini bahkan istrinya sudah mengikuti pelatihan relawan.

Master berpesan agar setiap kita harus menjaga hati kita agar setiap orang dapat menyebarluaskan cinta kasih. Tidak peduli agama apapun, asalkan memiliki pengertian dan pandangan yang benar serta dapat berkontribusi penuh cinta kasih maka itu adalah agama yang paling baik.

Part I

Part II

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: