Memasyarakatkan Nilai Moral Yang Luhur

Master bercerita bahwa begitu banyaknya bencana alam yang terjadi tidak jauh dari kebodohan manusia sendiri, semua dikarenakan kondisi batin manusia yang terakumulasi sekian lama sehingga menyebabkan polusi. Contohnya untuk melewati satu malam Capgome (hari ke lima belas tahun baru imlek) yang dihadiri oleh 5000 orang sudah menghasilkan sampah sebanyak 3 ton. Belum lagi termasuk akibat-akibat lainnya seperti bahaya kebakaran dari pelepasan lampion, bahaya terbakar akibat penggunaan petasan.

Sementara itu, lima negara di Amerika Latin, Peru, Ekuador, Bolivia, Argentina dan Brazil terjadi banjir bandang. Di negara Dominika, insan Tzu Chi bahkan sudah berkali-kali datang dan pulang untuk membantu mereka yang terkena bencana alam dan sudah dilakukan sembilan kali membagikan bahan sembako. Di Filipina, insan Tzu Chi juga membantu mereka yang terkena bencana longsor dengan korban berjumlah lebih dari 100.000 orang. Begitu banyaknya bencana yang terjadi karena terus menerus dirusak oleh manusia.

Sebagai insan Tzu Chi, kita harus selalu disiplin, rajin, hemat dan tahan derita. Jangan hanya karena kesenangan sesaat tetapi tidak memikirkan bahaya sebagai akibatnya. Jika setiap orang berhati polos dan bersih, tidak dipenuhi dengan ego dan nafsu keinginan, barulah iklim di dunia dapat kembali selaras.

Part I

Part II

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: