210108 – Melakukan Satu Kebajikan, Bertambah Satu Keberkahan

Master bercerita tentang keluarga relawan Fan dan istrinya yang aktif di kegiatan daur ulang. Awalnya, istrinya mengalami kecelakaan mobil sehingga harus dirawat lama di rumah sakit Tzi Chi Hualian. Oleh perhatian para dokter, suster dan relawan yang penuh cinta kasih yang terus memberikan pendampingan bagaikan keluarga sendiri membuat mereka sangat tersentuh, dan mulai saat itu suaminya pun mulai melakukan kegiatan daur ulang. Begitu aktifnya relawan Fan melakukan daur ulang, walaupun baru mengalami kecelakaan yang menyebabkan tulang selangka (dekat bahu) patah, sehari setelah diobati, sudah kembali melakukan daur ulang dengan bantuan penyangga tangan. Relawan Fan bahkan berkata, “Saya beristirahat selama sebulan. Selama itu, saya tidak membuka usaha. Tapi daur ulang tetap harus dilakukan. Mana mungkin tidak melakukan daur ulang? Daur ulang selalu ingin saya lakukan. Tidak ada hubungannya dengan istirahat. Saya bisa melakukannya dengan sebuah tangan.”

Bagian lain, Master mengingatkan kembali tentang mengekang diri dan bersikap santun (Ke Ji Fu Li) yang sudah pernah disampaikan tahun lalu. Maksud mengekang diri adalah pewarisan filosofi Tzu Chi. Setiap orang harus mengekang diri, karena masyarakat sekarang terlalu boros, terlalu gemar berfoya-foya. Master menceritakan bagaimana keluarga Fan sangat menghargai sumber daya alam yang ada, penggunaan kembali barang-barang habis pakai, seperti air, sepatu dan lain-lain. Sikap hidup tekun dan hemat dapat dicapai dengan mengekang diri.

Penggunaan air mineral yang terlalu banyak sudah menyebabkan penumpukan sampah kemasan air mineral. Pemakaian air minum yang dimasak dihimbau lebih banyak digunakan daripada penggunaan air mineral kemasan. Untungnya penumpukan kemasan air mineral ini sudah dapat di proses menjadi serat benang yang akhirnya digunakan untuk membuat selimut. Selimut-selimut inilah yang dikirim ke tempat-tempat bencana supaya bisa menghangatkan para korban yang tertimpa bencana.
Berhematlah dalam penggunaan uang supaya bisa ditabung untuk melakukan kegiatan amal. Selain hemat, kita juga harus tekun dan bekerja keras. Jika ada waktu berlebih, gunakanlah untuk berkontribusi bagi sesama dengan penuh cinta kasih. Inilah yang dimaksud dengan satu cinta kasih dapat mewujudkan satu kebajikan dan kitapun memperoleh satu keberkahan.

Part I

Part II

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: