Kasih Sepanjang Masa

liujin.jpg

Di sebuah dusun di Taiwan, Liang Nan sedang mengandung anak ketiga. Dia dan Long Mu suaminya sangat berharap anak ketiga kali ini anak laki-laki. Tapi takdir menggariskan lain, Liang Nan kembali melahirkan anak perempuan. Melihat itu, Nenek Long Mu menganjurkan Long Mu untuk menikah lagi tapi Long Mu menolaknya. Tanpa sepengetahuan mereka, Liang Nan mendengar pembicaraan itu. Didorong rasa bertanggung jawab, dia meninggalkan Long Mu dan anak-anaknya Qiao Jin dan Lin Zhu yang masih kecil. Tak lama kemudian Long Mu menikah lagi dengan A Qin dan memiliki anak laki-laki.Setelah berapa waktu Qiao Jin dan Lin Zhu mulai beranjak dewasa. Long Mu sudah menjodohkan Qiao Jin tanpa mempedulikan apa Qiao Jin setuju atau tidak. Setelah menikah, Qiao Jin ternyata juga mengalami hal yang sama seperti Ibunya. Dia melahirkan anak perempuan, ini menyebabkannya mendapat tekanan besar dari mertuanya. Di saat ini dia baru mengerti kenapa Ibunya  meninggalkan mereka dulu. Akhirnya suaminya datang untuk membujuknya pulang. Tak lama kemudian Long Mu juga mau menjodohkan Lin Zhu. Karena Lin Zhu takut hal yang sama terjadi padanya, akhirnya dia memilih kabur meninggalkan rumah dan mencari Ibunya. Dia berhasil menemui Ibunya. Ini membuat Ayahnya marah besar tapi ini membuatnya sadar dia tidak bisa memaksa Lin Zhu untuk menikah.Setelah Lin Zhu kembali, Lin Zhu berniat mencari uang untuk membantu Adik tirinya masuk sekolah. Karena itu dia memutuskan untuk ikut temannya berjualan pisang. Di sinilah dia bertemu Pan Yi Feng seorang perwira yang hijrah ke Taiwan. Awalnya terjadi kesalah pahaman di antara mereka tapi setelah kesalah pahaman itu selesai, cinta mulai bersemi di antara mereka. Masalah timbul ketika Pan Yi Feng bertekad untuk kembali ke China dan membawa Lin Zhu karena hal ini pasti ditentang Long Mu yang takut tidak bisa melihat putrinya kembali. Setelah akhirnya luluh oleh ketulusan Pan Yi Feng, Long Mu akhirnya mengijinkan Pan Yi Feng menikahi Lin Zhu. Pan Yi Feng lalu memboyong Lin Zhu ke Taipei. Di sana mereka memiliki tiga anak, Zheng Zhong, Zheng De, Ruo Lin. Meski keluarga mereka menghadapi masalah tapi mereka bisa mengatasinya. Sampai akhirnya mereka bergabung dengan Yayasan Budha Tzu Chi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: