Synopsis Ep 15-19

Episode 15 , 30 November 2007 07.00PM

Ching Yi memulai hidup barunya di keluarga Ma Wen Cung. Selain harus mengurusi rumah tangganya, Ching Yi juga membantu Wen Cung mengajar di sekolah. Mertuanya, Ibu Wen Cung yang selalu curiga dan ingin menguasai Ching Yi malah menyuruhnya ikut turun ke sawah. Bahkan selalu bertengkar dan menentang semua yang Ching Yi lakukan. Namun, Ching Yi tidak putus asa bahkan ia bertekad untuk membuka kelas baru dan mengarap sawah dengan lebih baik.

Episode 16 , 1 Desember 2007 07.00PM

Banyak orang desa yang kagum sekaligus iba melihat keuletan dan kepintaran Ching Yi. Ching Yi pun memulai pembangunan kelasnya yang baru. Melihat gurunya, Ku Ching Yi yang bersusah payah mendirikan kelas baru murid-muridnya pun datang membantu. Warga desa juga ikut membantu membangun kelas baru. Kabar baik datang ke keluarga Ma setelah tahu bahwa Ching Yi sudah mengandung. Karena mempertimbangkan peyakit turunan Wen Cung, Ching Yi memutuskan untuk menggugurkan anaknya.

Episode 17 , 2 Desember 2007 07.00PM

Kini Ching Yi bertengkar lagi dengan mertuanya, Ibu Wen Cung karena memakai tanah di halaman rumahnya untuk membangun kelas barunya. Karena marah Ching Yi meninggalkan rumahnya untuk pergi membuat surat nikah, agar pernikahan dengan Wen Cung lebih sah dan diakui. Setelah kelas barunya selesai dibangun, Ibu mertuanya menjadikan ruangan tersebut sebagai kamar untuk Wen Ni, kakak Wen Cung. Sementara tahun ini Sekolah Harapan kembali mencetak prestasi, dimana dari 38 orang murid yang berhasil lulus mencapai 31 orang, bahkan Chen Cuo Jie, murid yang sering tidak lulus berhasil mendapat rangking 5. Hal ini membuat orang tuanya sendiri tidak percaya.

Episode 18 , 3 Desember 2007 07.00PM

Melihat penyakitnya makin parah, demi kebahagiaan Ching Yi, Ma Wen Cung pun meminta Ching Yi untuk meninggalkannya dan mancari hidup yang lebih baik, namun hal itu ditolak oleh Ching Yi. Karena berhasil mencetak banyak prestasi, sekolah swasta Harapan pun mendapat penghargaan dari pemerintah. Sementara bertepatan dengan hari ulang tahun ayahnya yang ke 60, Ching Yi melahirkan seorang putri. Setelah sekian tahun berpisah, murid-murid Wen Cung pun melakukan reuni untuk menjengguk gurunya Ma Wen Cung dan Ku Ching Yi.  

Episode 19 , 4 Desember 2007, 07.00PM

Setelah mendengar Siau Hong, mantan muridnya akan putus sekolah dari perguruan karena masalah biaya, Ching Yi dan Wen Cung pergi menjengguknya untuk membantu pembiayaannya. Sementara Ma Wen Chai yang masih belum bekerja diterima Ma Wen Cung, sebagai guru di sekolahnya. Ketika menerima surat dari keluarganya di Hu Nan yang sedang tertimpa bencana banjir, Ching Yi pun memutuskan untuk pulang menjengguk keluarganya. Kepulangan Ching Yi disambut dengan haru keluarganya, sementara Wen Cung dan anaknya yang takut Ching Yi tidak pulang menunggunya setiap hari di depan desa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: