Synopsis Ep 13 – 19

daai-drama-scr.jpg

Episode 13 , 1 Desember 2007 08.00PM

Tahun 1943, A Chua melahirkan putra keduanya, You Wen Xiong. Tidak lama setelah putranya lahir, A Yuan dikirim perusahaannya ke Jepang untuk membeli mesin. Di Jepang A Yuan bertemu dengan seorang gadis, Xue Zi (Yuki), mereka jatuh cinta pada pandangan pertama. Mereka mulai menjalin hubungan dan Yuki mengandung disaat A Yuan sudah mau pulang ke Taiwan. Karena masalah ini, A Yuan menunda kepulangannya, tapi mesin yang dibeli dikirim lebih dulu. Saat perang semakin menjadi, A Yuan dapat kabar bahwa kapal yang ditumpangi A Yuan karam. karena menunda kepulangannya, A Yuan berhasil selamat dari bencana itu. Tapi walau A Yuan berhasil lolos dari maut, dia tidak bisa kembali bekerja, karena dia dipecat oleh majikannya.

 Episode 14 , 2 Desember 2007 08.00PM

Tidak bisa menahan rindunya, Xue Zi tidak henti-hentinya menulis surat untuk A Yuan. karena penasaran, A Chua membuka dan membaca surat yang dikirim dari Jepang itu. A Chua benci sekali begitu tahu A Yuan menghianatinya dengan perempuan lain, tapi setelah membaca sampai terakhir, A Chua malah jadi simpatik dengan  Xue Zi, karena sudah tertipu dengan rayuan A Yuan. untuk meminta kepastian, Xue Zi minta tolong pada temannya untuk menemui A Yuan, saat bertemu dengan A Chua, A Yuan berbohong pada teman Xue Zi kalau A Chua adalah adiknya. Karena merasa A Yuan kurang bisa dipercaya, akhirnya teman Xue Zi menyelidiki keadaan rumah A Yuan, dan tahu bahwa A Chua adalah istri A Yuan.   

Episode 15 , 3 Desember 2007 08.00PM

A Chua terpaksa harus ikut bersama A Yuan ke Gang Shan dalam rangka tugasnya. Walau A Chua sedih meninggalkan dua orang putranya, tapi dia lebih berharap agar A Yuan bisa bangkit kembali dari keputus asaannya, maka saat A Yuan memintanya untuk merawatnya disana, dia pun menyanggupinya. Harapan A Chua ternyata sia-sia, karena sudah sebulan bekerja, A Yuan belum juga mendapatkan gaji. Akhirnya A Chua memikirkan cara untuk mencari nafkah sendiri, yaitu berdagang kebutuhan pokok yang diambil dari sawah petani untuk dijual ke kota. Dengan cara inilah A Chua bisa mengirim uang untuk ibu mertuanya dan bisa lepas dari masa sulitnya.  

Episode 16 , 4 Desember 2007 08.00PM

11 Januari 1944, Amerika menyerang daerah Gao Xiong untuk mengusir tentara Jepang. Seluruh Gang shan dikelilingi peperangan dan banyak yang kehilangan nyawa. Saat itu, dengan bersusah payah A Yuan dan A Chua berhasil meloloskan diri dari serangan tersebut dan berhasil  kembali ke Zhang Hua. Tapi tidak lama kemudian, serangan tersebut meluas sampai ke Zhang Hua.  A Yuan sekeluarga terpaksa bersembunyi di rumah kosong saudaranya diatas gunung. Menghadapi situasi seperti ini, A Chua yang pasrah hanya bisa memandangi A Yuan yang selalu menyalahi keadaan. kehidupan tidak tahu akan menjadi seperti apa, tidak ada pilihan lain A Chua hanya bisa menghadapinya dengan tegar. Karena ingin menghidupi keluarga, A Chua kembali menjalani usaha gelapnya.  Tahun 1946, Jepang menyerah karena kalah perang, rakyat Taiwan menyambut hari kemerdekaan dengan gemilang. Akhirnya A Chua bisa kembali kerumahnya yang di Zhang Hua. 

Episode 17 , 5 Desember 2007 08.00PM

Walau Taiwan sudah lepas dari penjajah, tapi kehidupan masih susah, demi mencari nafkah, A Chua masih harus pergi ke utara untuk terus menjual kebutuhan pokok. Penderitaan A Chua tidak pernah ada habisnya. Hidup didalam kemiskinan siapapun akan menderita, walau ibu mertuanya tahu A Chua mati-matian mencari nafkah, tapi dibalik semua ini dia juga sama seperti ibu mertua lainnya yang membicarakan kejelekan menatu. Karena harus masak, mencuci pakaian dan menjaga cucu, ibu mertua A Chua merasa beban yang ditanggungnya sangat berat, ia mulai mengeluh pada A Chua yang sering pergi pagi pulang malam dan meninggalkan pekerjaan rumah untuknya. Karena mengeluh pada Shu Hui, maka Shu Hui jadi benci pada A Chua. Seberapa baik A Chua padanya, Shu Hui tetap tidak mengubah sikapnya yang dingin pada A Chua. 

Episode 18 , 6 Desember 2007 08.00PM

Demi pendidikan Shu Hui, A Chua menggadai satu-satunya emas kawin dari ayahnya yang tersisa untuk membayar uang sekolah Shu Hui. Karena tahu A Chua menggadai mantelnya, A Yuan tidak segan-segan minta uang padanya, karena tidak diberi A Yuan marah-marah dan menampar A Chua. Keadaan sudah seperti ini, A Chua memutuskan untuk meninggalkan rumah, tapi tidak lama kemudian, A Yuan berhasil menemukannya dan mengajaknya pulang. Karena tidak bisa berbuat apa-apa, A Chua hanya bersikap pasrah dan ikut A Yuan pulang.  Setelah pulang, A Chua membuka sebuah kedai yang menjual minuman dan makanan. 

Episode 19 , 7 Desember 2007 08.00PM

Kedai A Chua sangat laris, para tentara senang berbelanja dengan A Chua. Kali ini A Chua mengira sudah bisa hidup tenang, walau penghasilannya tidak banyak, tapi ini bersifat lama, dan tidak perlu meninggalkan rumah untuk mencari uang. Tapi tidak lama kemudian, para tentara tersebut menerima misi rahasia, mereka terpaksa harus meninggalkan pangkalan dan pergi kepangkalan lain. Mendengar berita ini, A Chua menjadi bingung, karena dia harus mulai mencari nafkah dengan cara lain lagi. Akhirnya atas rekomendasi ketua tentara yang sudah dianggap seperti adiknya, A Chua dan A Yuan bekerja sebagai penjaga toko.   

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: